Sistem Peralatan Interpreting
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif A

- Sistem A yang dirancang secara satu arah (ONE-WAY) memiliki fungsi untuk mentransmisikan suara dari pengirim ke penerima tanpa interaksi balik.
- Sistem ini dirancang secara ONE-WAY sebagai solusi komunikasi yang efektif dan mudah digunakan dalam berbagai situasi dengan harga lebih murah. Sistem ini kompak sehingga dapat dibawa dan digunakan di mana saja.
- Bagi mereka yang membutuhkan alat komunikasi yang handal dan praktis, sistem digital portable kecil ini sempurna karena ukurannya yang kecil, kemudahan penggunaan, dan kualitas suara yang baik
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif B

- Sistem B yang dirancang secara dua arah memungkinkan interaksi komunikasi yang lebih dinamis. Selain mentransmisikan suara dari penerjemah ke peserta, sistem B juga memungkinkan suara untuk dikirim ke pembicara hanya dengan satu klik. Dengan demikian, sistem B memungkinkan dialog dan komunikasi yang lebih interaktif antara peserta, pembicara, dan penerjemah.
- Dengan adanya sistem dua arah, peserta dapat berpartisipasi secara aktif dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, dll.
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif C

- Sistem ini dirancang untuk ruangan besar sehingga memungkinkan komunikasi yang efektif, terjemahan simultan yang cepat, dan kualitas suara yang baik.
- Ini memungkinkan koneksi yang lebih baik dengan sistem audio dan pemrosesan sinyal yang lebih luas, yang memastikan kinerja yang optimal terutama untuk ruangan besar.
- Sistem ini terdiri dari Interpreter Console (IC-2) yang memungkinkan penerjemah untuk memilih bahasa tertentu yang ingin diterjemahkan yang memudahkan pengelolaan terjemahan untuk berbagai bahasa.
- Dengan menggunakan room audio mixer, suara dapat lebih mudah diatur dan kualitas suara juga akan menjadi lebih baik. Selain itu juga ada fitur noise cancelling yang memastikan bahwa terjemahan dapat didengar dengan jelas
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif D

- Sistem ini dirancang secara dua arah (TWO-WAY) untuk ruangan kecil yang memungkinkan komunikasi lebih efisien dan praktis dengan alat portable.
- Pembicara, penerjemah, dan peserta sistem interpreting ini akan menggunakan headset. Peserta dapat memindahkan/mengoper alat komunikasi tersebut kepada peserta lainnya ketika hendak berbicara.
- Sistem ini memiliki kelebihan yakni memberikan kemudahan dan fleksibilitas serta komunikasi yang lebih efektif.
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif E (Portable Interpreter dihubungkan dengan Sound system di ruangan)

- Sistem ini merupakan portable interpreter system dua arah (two-way) yang terhubung ke sound system ruangan, memungkinkan komunikasi antara Bahasa A dan Bahasa B secara real-time.
- Pembicara utama (Language A) menggunakan mikrofon wireless yang masuk ke mixer, lalu didistribusikan ke sistem interpreter dan speaker ruangan.
- Interpreter menggunakan perangkat portable (DLT400AIM) untuk menerima suara Bahasa A, kemudian menerjemahkannya ke Bahasa B dan mengirimkannya ke peserta.
- Peserta (audience) menggunakan receiver (DLR400) dengan headset untuk mendengarkan hasil terjemahan (Bahasa B) secara langsung.
- Sistem juga mendukung komunikasi balik, di mana peserta dapat bertanya dalam Bahasa B, kemudian diterjemahkan oleh interpreter kembali ke Bahasa A.
- Pembicara utama menggunakan receiver (DLR400) untuk mendengarkan pertanyaan dari peserta yang sudah diterjemahkan oleh interpreter ke bahasa A.
- Audio dari sistem masuk ke mixer, lalu diteruskan ke amplifier dan speaker ruangan, sehingga suara asli tetap terdengar oleh seluruh audiens.
Sistem Peralatan Interpreting Alternatif F (Portable Interpreter tanpa menggunakan Sound System)

- Sistem ini merupakan portable interpreter system dua arah (two-way) berbasis Digi-Wave, tanpa menggunakan mixer maupun speaker ruangan.
- Pembicara (Language A) menggunakan perangkat DLT400 AIM(1) untuk berbicara sekaligus mendengar pertanyaan dalam Bahasa A.
- Audio dari pembicara dikirim secara wireless langsung ke interpreter yang menggunakan DLT400 AIM(2), tanpa melalui perangkat tambahan.
- Interpreter menerima Bahasa A, lalu menerjemahkannya ke Bahasa B dan mengirimkannya langsung ke peserta yang mendengarkan.
- Peserta menggunakan receiver DLR400 dengan headset untuk mendengarkan hasil terjemahan (Bahasa B) secara personal.
- Sistem juga mendukung komunikasi balik, di mana peserta dapat bertanya dalam Bahasa B menggunakan microphone transmitter (DWT410), lalu dikirim ke interpreter.
- Interpreter kemudian menerjemahkan pertanyaan tersebut ke Bahasa A dan mengirimkannya kembali ke pembicara.
- Pembicara dapat mendengar pertanyaan yang sudah diterjemahkan ke bahasa A juga menggunakan DLT400 AIM(1).
- Seluruh komunikasi berjalan melalui jaringan wireless Digi-Wave, sehingga tidak memerlukan instalasi kabel audio tambahan.
